Saturday, April 26, 2014

Suddhika Sutta

Di Sāvatthī. Kemudian Brahmana Suddhika Bhāradvaja
mendekati Sang Bhagavā dan saling bertukar sapa dengan Beliau.
Ketika mereka telah menutup sapaan dan ramah tamah,
ia duduk di satu sisi [166] dan melantunkan syair ini di hadapan Sang Bhagavā:

“Di dunia ini, tidak ada brahmana yang suci
Walaupun ia bermoral dan keras dalam latihan;
Seorang yang sempurna dalam pengetahuan dan perilaku adalah suci,
Bukan orang lain, orang-orang biasa.”[1]

[Sang Bhagavā:]

“Meskipun seseorang melantunkan banyak mantra,
Seseorang tidak menjadi brahmana melalui kelahiran
Jika seseorang busuk batinnya dan tercemar,
Menyokong dirinya dengan cara-cara curang.

“Apakah khattiya, brāhmaṇa, vessa, sudda, Caṇḍāla atau pengemis,
Jika seseorang bersemangat dan teguh,
Kokoh dalam daya-upaya,
Ia mencapai kesucian tertinggi:
Ketahuilah, O, Brahmana, demikianlah adanya.”

Ketika hal ini dikatakan, Brāhmaṇa Suddhika Bhāradvāja berkata kepada Sang Bhagavā:
“Menakjubkan, Guru Gotama!....” Dan Yang Mulia Suddhika Bhāradvāja menjadi salah satu dari para Arahanta.

samyutta nikaya, brahmanasamyutta, Suddhika Sutta

Translation:
DCpedia