Friday, April 18, 2014

Manatthaddha Sutta

मानत्थद्धसुत्तं
Mānatthaddha Sutta


Di Sāvatthī. Pada saat itu, seorang brahmana bernama Mānatthaddha, yang angkuh, sedang berdiam di Sāvatthī.[1] Ia tidak menghormat kepada ibu atau ayahnya, juga tidak kepada gurunya atau saudara tuanya. Pada saat itu, Sang Bhagavā sedang mengajarkan Dhamma dikelilingi oleh banyak orang. Kemudian Brahmana Mānatthaddha berpikir: “Petapa Gotama ini sedang mengajarkan Dhamma dengan dikelilingi oleh banyak orang. Aku akan mendekati-Nya. Jika Petapa Gotama berbicara kepadaku, maka aku akan berbicara pada-Nya sebagai balasan. Tetapi jika Ia tidak berbicara kepadaku, maka aku juga tidak akan berbicara pada-Nya.”

Kemudian Brahmana Mānatthaddha mendekati Sang Bhagavā dan berdiri diam di satu sisi, tetapi Sang Bhagavā tidak berbicara kepadanya. Kemudian Brahmana Mānatthaddha berpikir, “Petapa Gotama ini tidak tahu apa-apa,”[2] ingin berbalik, [178] tetapi Sang Bhagavā, setelah mengetahui pikiran si brahmana itu dengan pikiran-Nya sendiri, berkata kepada Brahmana Mānatthaddha dalam syair:

“Mengembangkan keangkuhan adalah tidak pernah baik
Bagi seseorang yang bersemangat demi kesejahteraannya, Brahmana.
Engkau seharusnya mengembangkan tujuan itu
Yang karenanya, engkau datang ke sini.”[3]

Kemudian Brahmana Mānatthaddha berpikir, “Petapa Gotama mengetahui pikiranku,” ia bertiarap di sana dengan kepalanya di kaki Sang Bhagavā. Ia mencium kaki Sang Bhagavā, menepuknya dengan tangannya, dan menyebutkan namanya: “Aku Mānatthaddha, Guru Gotama! Aku Mānatthaddha, Guru Gotama!”

Kemudian kerumunan orang banyak itu terkesima dengan pemandangan itu dan orang-orang berkata: “Sungguh menakjubkan, Tuan! Sungguh mengagumkan, Yang Mulia! Brahmana Mānatthaddha ini tidak menghormat ibu dan ayahnya, juga tidak kepada guru atau saudara tuanya, namun ia memperlihatkan penghormatan tertinggi kepada Petapa Gotama.”[4]

Kemudian Sang Bhagavā berkata kepada Brahmana Mānatthaddha: “Cukup, Brahmana! Bangun dan duduklah di tempatmu, karena pikiranmu telah berkeyakinan terhadap-Ku.” Kemudian Brahmana Mānatthaddha duduk di tempat duduknya dan berkata kepada Sang Bhagavā dalam syair:

“Kepada siapakah seseorang harus menghindari keangkuhan?
Kepada siapakah seseorang harus menunjukkan penghormatan?
Kepada siapakah seseorang harus menghormat?
Siapakah yang selayaknya dihormati dengan mendalam?”

[Bhagavā:]

“Pertama ibu dan ayah seseorang,
Kemudian saudara kandung yang lebih tua,
Kemudian gurunya sebagai yang ke empat:
Kepada orang-orang ini, ia seharusnya menghindari keangkuhan;
Kepada orang-orang ini, ia seharusnya menghormat;
Orang-orang ini seharusnya dihormati dengan baik;
Orang-orang ini baik sekali dihormati dengan mendalam.

“Setelah menaklukkan keangkuhan, rendah hati,
Seseorang harus memberi hormat kepada para Arahanta,
Mereka yang berhati dingin, tugas-tugasnya telah selesai,
Yang tanpa-noda, tiada bandingnya.”

‘‘अरहन्ते सीतीभूते, कतकिच्‍चे अनासवे।
निहच्‍च मानं अथद्धो, ते नमस्से अनुत्तरे’’ति॥
‘‘Arahante sītībhūte, katakicce anāsave;
Nihacca mānaṃ athaddho, te namasse anuttare’’ti.


Kemudian setelah hal ini diucapkan, Brahmana Mānatthaddha berkata kepada Sang Bhagavā: “Menakjubkan, Guru Gotama! Menakjubkan, Guru Gotama! ... Semoga Guru Gotama mengingatku sebagai seorang umat awam yang sejak hari ini telah menyatakan berlindung seumur hidup.” [179]


Terjemahan:
Dhammacitta pedia
[Silakan melihat catatan kakinya di web Dhammacittapedia]


Word Bank 【生詞: 巴利文 - 英文 - 中文】

  • Arahante
    the one who attain the enlightenment
    【阿羅漢,脫離生死之苦的人而達到涅槃】
  • Sītībhūte
    cordial heart; kind and gently; decent; benevolent;
    【心溫和的人,不嚴厲,不粗暴,使人感到親切】
  • Katakicce
    one who finish the obligation.
    all done the task.
    【已經把任務完成的人】
  • Anāsave
    one who free from desires and peace
    【心安樂的人;無慾與無煩惱】
  • Nihacca mānaṃ
    the one who put down or put an end to all kind of pride and arrogancy.
    【一個放下或杜絕所有存在的驕傲自大的人;無傲慢,心隨時謙卑】
  • Athaddho
    not hardened,not obdurate,unselfish
    【不強硬,無自私】



Sutta Source【經源】:
तिपिटक (मूल) - सुत्तपिटक - संयुत्तनिकाय - सगाथावग्ग - ब्राह्मणसंयुत्तं - मानत्थद्धसुत्तं
Tipiṭaka (mūla) - Suttapiṭaka - Saṃyuttanikāya - Sagāthāvagga - Brāhmaṇasanyuttaṁ - Mānatthaddhasuttaṁ
三藏(原創)- 藏經 - 相應部 - 含有偈品 - 婆羅門相應 - 頑固苦行者經
三藏(原创)- 藏经 - 关联尼迦耶 - 含有偈品 - 婆罗门相应 - 顽固苦行者经